Skip to content
Home » 8 Gejala Pneumonia Yang Perlu Diwaspadai

8 Gejala Pneumonia Yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia adalah peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi dari virus, bakteri maupun jamur. Pneumonia juga disebut dengan paru-paru basah karena penyakit ini menyebabkan peradangan pada bagian kantung udara atau disebut juga dengan alveoli. Alveoli ini berisi cairan ataupun lendir. Jika tidak diatasi dengan tepat, pneumonia bisa menimbulkan berbagai komplikasi, seperti infeksi aliran darah, abses paru, hingga efusi pleura. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui gejala pneumonia yang harus diwaspadai. Sehingga, kamu bisa mengatasi kondisi seperti ini agar dapat menghindari dan tidak terjadi komplikasi. 

Gejala Pneumonia

Terkadang gejala pneumonia tiap orang berbeda-beda. Gejala yang dialami mulai dari yang ringan hingga parah. Gejala pneumonia bisa muncul secara tiba-tiba dan berkembang secara perlahan selama 24 hingga 48 jam setelah terinfeksi. Berikut beberapa gejala pneumonia yang harus diwaspadai:

  • nyeri pada bagian dada dan bertambah buruk saat bernafas atau batuk
  • rasa kebingungan 
  • batuk berdahak 
  • tidak nafsu makan, tidak memiliki energi hingga kelelahan
  • demam, berkeringat dan menggigil
  • sakit kepala
  • mual, muntah
  • sesak nafas

 

Pengobatan Pneumonia

Pengobatan pneumonia tergantung dari tingkat keparahan dan penyebabnya. Sangat penting untuk menjalankan saran dari dokter mengenai pengobatan untuk pengidap pneumonia. Dan jangan lupa untuk minum obat yang disarankan oleh dokter. 

Untuk pengobatan pneumonia yang disebabkan oleh bakteri, biasanya dokter akan memberikan antibiotik, sebaiknya konsumsi obat ini sampai habis sesuai waktu yang dianjurkan oleh dokter agar mencegah pneumonia kambuh kembali.

Untuk pengobatan pneumonia yang disebabkan oleh virus, biasanya akan diobati dengan antivirus. Selama pengobatan, harus memenuhi asupan gizi dan banyak istirahat agar imun tubuh kembali optimal.

Ketika dinyatakan sembuh dari pneumonia, sebaiknya hindari kontak dengan orang banyak. Perbanyaklah istirahat, makan makanan sehat, dan penuhi asupan cairan tubuh. Untuk waktu pemulihan itu sendiri tentunya sangat bervariasi, ada yang membutuhkan beberapa minggu hingga bulan.